Notification

×

Iklan

Iklan

Pria Dari Indramayu yang Nyentrik Jumadi, Tukang Cukur Pribadi Presiden Jokowi

Jumat, Juni 26, 2020 | 10:00 PM WIB Last Updated 2020-07-19T05:52:44Z

JUMADI, tukang cukur pribadi Presiden Jokowi
Ngeliput.com - Menjadi tukang cukur rambut langganan kepala negara merupakan sebuah kebanggaan sekaligus pengalaman yang tak akan terlupakan sebab tak banyak orang yang mempunyai kesempatan itu.

Selain presiden, Jumadi juga sering mencukur rambut sanak famili presiden. Mulai dari Kaesang, hingga sang cucu, Jan Ethes juga menjadi pelanggan setia Jumadi.
Dalam sebulan, Jumadi minimal satu kali dipanggil istana untuk memotong rambut presiden atau keluarganya. 

"Memotong rambut Pak Jokowi itu gampang kok. Modelnya klasik. Beliau juga enggak banyak minta," kata Jumadi. 

"Awal pertama kaget tiba-tiba datang ke barber. Barber kita itu dulunya di Sempur, saya kaget, ini presiden apa gak ya?" katanya. Saat pertama kali mencukur rambut Jokowi, perasaan grogi dan takut menyelimuti Jumadi.
Namun kemudian Kaesang Pangarep yang juga ikut menemani Jokowi melontarkan sejumlah guyonan sehingga membuat Jumadi tak lagi kaku.

"Waktu itu saya grogi takut tapi senang juga. Lalu Kaesang bikin video, dia ngevlog, becanda-becanda dan suruh tenang aja, akhirnya saya jadi tenang," kata Jumadi. 

Setelah pengalaman pertama mencukur rambut presiden didapatkan, kemudian Jumadi berulang kali bolak balik Istana Presiden untuk mencukur rambut Jokowi. 

"Sekarang saya yang diminta ke istana untuk cukur rambut presiden, dan sudah mulai terbiasa, biasanya model rambut presiden diminta potong model klasik," kata Jumadi.

Jumadi mengaku tak pernah menyangka bahwa dirinya bakal menjadi tukang cukur rambut langganan orang nomor satu di Tanah Air. Jokowi telah mengandalkan jasa cukurnya sejak tahun 2017.

Sejak didaulat sebagai tukang cukur rambut pribadi presiden, Jumadi bersyukur usahanya di bidang cukur rambut semakin ramai.

Pada 2018, Jumadi akhirnya memantapkan diri membuka barbershop di kawasan Jalan Sancang, Kota Bogor. 

Ya Alhamdulilah ramai saja. Beberapa pejabat di Bogor juga langganan. Ada Danrem, anggota partai, Saya lupa nanya. Tarifnya sama saja, Rp 80.000 untuk dewasa dann anak-anak," ujar Jumadi.
×
Berita Terbaru Update