Hubungan Bilateral Amerika Serikat Dengan China Sepertinya Kian Memanas


AIlustrasi perang dagang Amerika dan China
Ngeliput.com - Hubungan bilateral Amerika Serikat dengan China sepertinya kian memanas.Baru-baru ini seorang pejabat senior Amerika mengatakan sudah tidak ada masa depan dalam perjanjian dagang Amerika dengan China.

Mengutip Kontan.co.id dari Reuters, penasihat perdagangan Gedung Putih Peter Navarro sebutkan kesepakatan perdagangan dengan China telah berakhir.

Peter Navarro adalah salah satu kritikus paling blak-blakan terhadap tindakan politik China di antara penasihat senior Donald Trump.

Kamis lalu Trump memperbarui ancamannya untuk memutuskan hubungan dengan China.

Hal tersebut ia lakukan sehari setelah diplomat topnya mengadakan pembicaraan dengan Beijing.

Perwakilan perdagangannya mengatakan ia tidak mempertimbangkan untuk memisahkan Amerika dan ekonomi China sebagai pilihan yang layak.

Navarro mengaitkan sebagian alasan dari keputusan tersebut dengan kemarahan Washington atas Beijing yang tidak membunyikan peringatan yang memadai tentang wabah virus corona.

"Ini sudah berakhir," Navarro mengatakan kepada Fox News dalam sebuah wawancara ketika ditanya tentang perjanjian perdagangan.

Dia mengatakan titik balik yang terjadi adalah ketika Amerika Serikat mengetahui tentang penyebaran virus corona hanya setelah delegasi China meninggalkan Washington usai penandatanganan perjanjian Fase 1 pada 15 Januari.

Pada saat mereka telah mengirim ratusan ribu orang ke negara ini untuk menyebarkan virus itu, dan hanya beberapa menit setelah roda ketika pesawat itu lepas landas, kami mulai mendengar tentang pandemi ini," kata Navarro.

Hubungan AS dan China telah mencapai titik terendah dalam beberapa tahun sejak pandemi virus corona yang dimulai di China menghantam Amerika Serikat dengan keras.

Presiden Donald Trump dan pemerintahannya berulang kali menuduh Beijing tidak transparan tentang wabah itu.(*)Sumber:intisari.grid.id
Lebih baru Lebih lama