Notification

×

Iklan

Iklan

Dampak Di Sektor Pariwisata Akibat Pandemi corona membuat pemberlakuan lockdown maupun social distancing

Senin, Juni 29, 2020 | 3:05 AM WIB Last Updated 2020-07-10T14:07:12Z
Foto : ilustrasi
ngeliput.com - Dampak yang dimunculkan oleh pandemi virus corona atau Covid-19 sejak Desember 2019 ternyata tidak hanya di sektor kesehatan saja. Namun juga di perekonomian di berbagai negara, termasuk juga di Indonesia. Melemahnya sektor perekonomian kemudian melebar, dan menyerang sektor pariwisata baik di dunia maupun di Tanah Air.

Dampak Virus Corona di Sektor Pariwisata

Pandemi corona membuat pemberlakuan lockdown maupun social distancing dilakukan oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah. Kebijakan ini tak pelak menurunkan aktivitas harian masyarakat di Indonesia. Bagi yang bekerja kantoran dan masih menerima gaji bulanan mungkin dampaknya tidak akan terasa, namun sebaliknya bagi pekerja harian.

Sektor perekonomian yang melemah kemudian meluas, menyentuh sektor pariwisata di Indonesia. Sejak pandemi corona merebak kunjungan ke tempat-tempat wisata populer menurun secara drastis. Berikut detail penjelasannya:

Dampak di Pariwisata Pulau Bali 

Pulau Bali yang juga dikenal sebagai Pulau Dewata sejak dulu memang menjadi magnet bagi wisatawan dunia. Banyaknya wisatawan lokal dan mancanegara yang berkunjung menciptakan banyak lapangan pekerjaan. Mulai dari kemunculan bisnis biro perjalanan wisata, hotel, tempat belanja, bahkan jasa pijat dan mengepang rambut di tepi pantai.

Sayangnya sejak pandemi corona meneror seluruh dunia, kunjungan wisata praktis menurun drastis. Larangan untuk bepergian keluar negeri diterapkan, pun dengan larangan keluar rumah. Sehingga Pulau Bali kini menyajikan pemandangan paling sepi dari masa-masa sebelumnya. 

Praktis pendapatan daerah dari sektor pariwisata pun ikut mengalami penurunan. Banyak pula masyarakat Bali yang terancam kehilangan pekerjaan dan penghasilan.

Dampak Pariwisata di Lombok
Sejalan dengan Pulau Bali, Lombok yang juga menghipnotis banyak wisatawan untuk berkunjung kini mendadak sepi. 

Larangan untuk bepergian tanpa urusan mendesak apalagi sampai melintasi batas negara. Membuat sektor pariwisata di Lombok anjlok dalam hitungan hari.

Dampak Pariwisata di Yogyakarta 

atu lagi kota di Indonesia yang menyedot wisatawan dari seluruh Indonesia dan beberapa negara luar, yakni Yogyakarta. 

Kota dengan sebutan Kota Gudeg ini menyumbang pendapatan daerah dan pusat dari sektor pariwisata yang cukup besar. Banyaknya tempat wisata menarik sampai budaya masyarakat yang khas membuatnya banyak diminati wisatawan.

Namun kini nasibnya tidak berbeda jauh dengan Bali dan Lombok, karena kunjungan wisata menurun signifikan. Nyaris tidak ada lagi orang yang berwisata ke Yogyakarta, tidak peduli tempat wisata manapun. Apalagi sudah banyak tempat wisata yang akhirnya tutup sementara sampai pandemi corona mereda.

Dampak Perekonomian dalam Pariwisata

Industri pariwisata menjadi salah satu industri yang melibatkan manusia sebagai komoditi utama, Kunjungan wisatawan akan menciptakan pendapatan daerah dan lapangan kerja di area sekitar tempat wisata. Namun semenjak pandemi corona menjadi teror mematikan, krisis terjadi di sektor ini.

Ada banyak perusahaan biro perjalanan, penjual tiket pesawat, hotel, rumah makan, tempat belanja, dan pengelola tempat wisata mengalami kerugian besar. Sebelum corona menginfeksi di Indonesia, krisis di sektor pariwisata sudah terasa. Semakin kesini tentu semakin parah.

Sebab awalnya untuk menanggulangi krisis ini Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yakni Wishnutama menggagas ide mendongkrak wisatawan lokal.
Pemberian diskon tiket pesawat sampai 50% dilakukan untuk menarik minat masyarakat di Indonesia mengunjungi tempat-tempat wisata di tanah air.

Namun, sejak corona masuk ke Indonesia praktis kunjungan wisatawan lokal pun ikut mengalami krisis. 

Harapan satu-satunya tentu saja serangan virus corona ini segera  berakhir dan masyarakat maupun pemerintah bisa fokus melakukan pemulihan. Perlahan sektor perekonomian membaik dan angka kunjungan wisata meningkat, sektor pariwisata pun ikut membaik.sumber :blog.airpaz.com
×
Berita Terbaru Update